Alun-Alun Tuban Minim Safety: Gak Bahaya Tah?

Alun-Alun Tuban Minim Safety: Gak Bahaya Tah?
Iklan Bawaslu Tuban

Tubanliterasi.or.id – Dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur seharusnya melakukan kajian yang mendalam. Karena dampak pembangunan dapat dirasakan jika mengandung nilai positif. Namun jika pembangunan minim nilai, bisa dipastikan menimbulkan masalah dikemudian haru. Untuk itu, sebagai upaya mewujudkan efektifitas dan efisiensi pemanfaatan hasil kebijakan. Seharusnya pembangunan infrastruktur sebagai tempat berlangsungnya kegiatan-kegiatan ekonomi dan social budaya, kota perlu dikelola secara optimal melalui suatu proses penataan ruang.

Selain itu, pengembangan infrastruktur dilakukan melalui pendekatan wilayah dengan berpedoman pada penataan ruang. Hal itu dimaksudkan agar dapat meningkatkan keterpaduan rencana lintas wilayah dan lintas sektor, sehingga diharapkan lebih mampu meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat dan memberi dukungan terhadap pengurangan kesenjangan pertumbuhan antar-daerah, antar-sektor, serta antar-kota dan desa, atau antar-lingkungan/kawasan.

Bacaan Lainnya

Nah, sekarang kita coba kaji secara bersama-sama. Kita tahu bahwa Kabupaten Tuban membutuhkan ketersediaan infrastruktur yang tepat dan terpadu untuk meningkatkan produktifitas sektor ekonomi. Namun fakta dilapangan, pembangunan yang tersedia minim safety. Kita ambil contoh alun-alun Tuban. Ruang terbuka untuk masyarakat ini dekat dengan bahaya (jalan raya). Karena tidak ada pembatas yang kokoh untuk memberikan rasa aman kepada anak-anak yang bermain. Sehingga orang tua selalu was-was jika mengajak anaknya bermain di alun-alun sebelah utara.

Okey lah, kalau memang pembangunan ruang publik yang baik dan kekinian dapat meningkatkan pertumbuhan sektor ekonomi. Namun perencanaannya harus tuntas. Tidak hanya asal bangun. Kita tahu berbagai dampak akan timbul jika hanya memunculkan bangunan baru. Alun-alun Tuban itu berdampingan dengan mobil-mobil besar lewat.

Gak bahaya ta?

Pembangunan infrastruktur tidak hanya merubah wajah alun-alun. Tetapi juga untuk seluruh masyarakat di Tuban. Karena itu pembangunan harus dapat menghilangkan/memperkecil kesenjangan, baik kesenjangan antar-kelompok pendapatan maupun kesenjangan antar-wilayah. Untuk itu dibutuhkan perencanaan pembangunan infrastruktur terpadu agar dapat meningkatkan produktifitas perkotaan secara berkelanjutan.

Apakakah alun-alun Tuban sudah memenuhi kaidah tersebut. Saya rasa belum, pembangunannya saja mengesampingkan keamanan masyarakat yang berkunjung. Seharusnya kita sebagai masyarakat, tidak perlu ragu memberikan kritik dan saran. Jika pembangunan yang dilaksanakan pemda memang kurang efektif.

Jika dibiarkan, gak bahaya tah?

Pos terkait